Sabtu, 29 Oktober 2016

KEANGKUHAN

Salah satu penyakit hati yang ada pada hampir setiap manusia adalah keangkuhan (sombong).
Sedikit saja di beri kenikmatan, rasa itu datang. Tanpa perlu di undang apalagi di ajarkan.

Salah seorang bijak mengatakan, ketika kenikmatan dunia datang menghampiri saat itu adalah awal kehancuran.

Itulah kenapa sebagian orang yang begitu 'mencintai' Allah memilih untuk tidak mendekati kenikmatan dunia sama sekali.

Lihatlah Rabiatul Adawiyah yang tidak menikah, sebagaimana Badiuzzaman Said Nursi yang seluruh hidupnya di gunakan untuk menebar ilmu dan berjuang melawan kebatilan.

Begitu takutnya mereka menjadi 'jauh' dari Allah. Hingga seluruh hidupnya di gunakan hanya untuk Allah.

Keangkuhan datang dari hati yang gelisah.
Ketika hidup tak lagi sesuai yang di inginkan, ketika hidup berjalan di sisi yang tak di duga, ketika hidup menjadi kemurungan yang di balut kegelisahan.

Ada perlawanan yang tak dia buka. Di pilih sebagai ujud ketabahan. Namun dia lupakan menyebut atau mengingat Allah.

Kegelisahan yang berlarut, ada kalanya berbelok arah. Mencari sesuatu untuk kegelisahan yang menderu.

Tak perlu jauh kita mencarinya.
Di jaman sekarang, sosial media telah membuka jalan itu.
Pertemanan yang tak ada kehadiran.
Permainan kata yang tak ada batas benar atau salahnya.

Saat mereka punya banyak 'penggemar' atau 'likers', mulailah ujub datang.
Terus 'bicara' menguar kesukaan penggemar.
Dari tentang diri sendiri, hingga nasehat yang belum tentu dia jalankan plus kutipan ayat-ayat mentah tanpa tafsir yang dia pahami.

Puja dan pujipun meracuninya.
Semakin banyak pujian, semakin ringanlah dia menebar apapun 'kemauan' sang pemuja.
Yang harusnya tak perlu di umbar, mulai di jadikan 'kebiasaan' tanpa merasa malu, bersalah apalagi berdosa.
Ketika ada teguran, dengan sombongnya dia berkata, " Ah sudah jamannya begini. Toh banyak orang juga melakukannya "

Keangkuhan tak dapat menutupi gelisah yang ada. Gelisah yang di hibur dengan puja-puji sekalipun.

Ketenangan sejati hanya bisa di raih dengan berdzikir kepada Allah.

Wallahu'alam

PESAN ORANG TUA


Dulu ibuku selalu bilang,
" Jadi gadis itu jangan banyak mengumbar. Mengumbar tawa, mengumbar cerita apalagi mengumbar aurat dengan berbusana provokatif ".

Lalu ayahku juga berkata,
" Jadi perempuan yang cerdas dan tahu cara menghargai diri sendiri "

Hasilnya ?
Tak ada satupun putri-putrinya yang telat di lamar orang. Semua menikah di bawah usia 20 tahun.

Dulu, kata ibuku lagi...Nenek pernah berpesan,
" Jadi orangtua jangan suka nyinyir dan suka mengomentari anak orang lain. Jangan suka berkonflik. Banyak berdoa, banyak sedekah dan rendah hati. "

Ayahku juga pernah katakan,
" Jaga lidahmu, selamatlah kamu dunia akhirat "

Jadi nasihat baik itu, darimana dan dari siapapun datangnya... harus kita ingat dan terapkan.
Apalagi dari orangtua.

Bukankah ada nasihat,
" Jangan melihat siapa yang berkata, tapi dengar apa yang dikatakannya "

Tetap berhati-hati dengan segala ucapan dan laku kita.
Karena setiap ucapan, baik ataupun buruk, akan kembali kepada yang mengucapkannya.

Jumat, 28 Oktober 2016

GRATISAN

Banyak orang tua yang 'mengajarkan' nikmat dan enaknya di traktir alias gratisan pada anak-anaknya .
Bangsa kita ini, di akui atau tidak, tumbuh dengan mental traktiran, gratisan alias mental pengemis. Itulah kenapa suap, sogokan, pungli, korupsi tumbuh subur.

Tak pernah bersyukur pada gaji yang di dapat, tak pernah bersyukur pada apa yang sudah di miliki. Tak pernah punya kesadaran pada makna 'harga diri'.

Kenikmatan 'gratisan'pun mengaliri darah dan cara berpikirnya.

Lihat saja bila ada acara makan gratis/sembako gratis dan berembel-embel gratis. Yang harusnya untuk orang yang tak mampu, semua yang bermental 'pengemis' ikut berbondong-bondong berebut.

Begitupun dengan suap dengan segala bentuknya yang dianggap 'wajar'.
Menganggap uang hasil korupsi, yang tidak ketahuan sebagai 'rezeki dari Allah'.
Innalillahi !

Terlalu banyak menerima(gratisan), suatu saat kau akan ditinggalkan.
Keseringan memberi(sedekah), kau bakal dapat lebih banyak.

Pilihan ada pada diri kita sendiri.

Selasa, 25 Oktober 2016

Terus Belajar

01. Setiap 100g jengkol mengandung 4,7g zat besi yg membantu pembentukan hemoglobin, sehingga pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh jadi lancar.

02. Para ilmuwan telah menentukan bahwa memiliki perasaan bersalah benar-benar dapat merusak sistem kekebalan tubuh. [Penelitan di British Univ]

03. Ingatkah kalian semboyan kita di awal I'DILUU HUWA AQROBU LITTAQWA... Ingat kalian dg mars kita "AYO TEGAKKAN KEADILAN..."

04. Pada awalnya orang akan menilai dari penampilan dan kata-katamu. Pada akhirnya, penilaian akan didasarkan pada karya-karyamu

05. Ahbib habibaka haunanma, 'asa an yakuna baghidhaka yaumanma: Cintailah sewajarnya; Yg kamu cinta bisa menjadi yg kau benci suatu hari (1)

06. (2) Abghidh baghidhaka haunanma, 'asa an yakuna habibaka yaumanma; Bencilah sewajarnya; orang yg kau benci bisa jadi kau cintai suatu hari.

07. Memiliki ilmu belum tentu memiliki adab. Memiliki adab tentu memiliki ilmu. Sebab itu, para ulama belajar adab sebelum belajar ilmu. ☕

08.
: من أراد صفاء قلبه فليؤثر الله على شهوته

Siapa mengingini kejernihan hati; hendaklah dia dahulukan Allah di atas syahwat diri.

(Ibn Qayyim)

09. Dakwah bukan lagi mengajak untuk mengagungkan Allah. Tapi mengagungkan diri.

10. Ada yang mengajak untuk mengagungkan Allah semata. Ada yang mengajak untuk mengkultuskan sosok.

11. Syukur merupakan kualitas hati.
Dengan bersyukur kita akan diliputi rasa damai, tentram, dan bahagia.

#SangGelombang

12. Darah lebih kental daripada air. Pepatah ini terkenal di Tiongkok dan di Barat. Artinya, keluarga dan saudara itu lebih utama daripada teman

13. Sabar adalah kualitas diri.
Dgn kesabaran akan menghantarkan setiap insan menjadi manusia sejati, tangguh,dan bermartabat.

#SangGelombang

14. Janganlah berlumba dlm kebanggaan, janganlah saling mendengki, janganlah saling membenci, serta jangan kamu saling menjauhi." (HR. Muslim)

15. Ingat Baik Baik, setiap kali Kita melakukan maksiat dan dosa berarti Kita sedang mengundang bencana untuk menimpa diri sendiri

16. Penelitian menunjukkan orang yang pernah selingkuh akan kembali selingkuh di lain waktu. [American Psychological Association's]

17. Jika bermimpi pasangan berselingkuh dgn orang lain itu mempunyai arti bahwa kita mulai kehilangan kepercayaan diri. [Studi Univ.Of Montreal]

18. Bisyr ibnul Harits; Janganlah engkau beramal untuk diingat. Sembunyikanlah kebaikan sebagaimana engkau menyembunyikan keburukan.

19. Ibnul Qoyyim: Engkau tak akan mencapai derajat tawadhu', sampai engkau menerima kebenaran dari orang yang engkau cintai maupun benci.

20. Umar bin Khathab: jangan berburuk sangka dulu terhadap ucapan saudaramu yang tidak baik, jika masih bisa kau cari alasan yang baik.

21. Riwayat Bukhari; Sesungguhnya kalian akan berambisi merebut jabatan. Dan nanti pada hari Kiamat, jabatan itu akan menjadi penyesalan.

22. Telat buat pegawai, artinya potong gaji. Bagi siswa, artinya hukuman di depan kelas. Buat seorang gadis, artinya? Kiamaaaaaat!

23. Berkeringat merupakan cara tubuh untuk membangunkan sistem imun agar melawan patogen yang membuat kita sakit.

24. Imam Syafi'i; Biarkan hari-hari itu berbuat semaunya dan tetap bersukalah menghadapi setiap keputusan Allah.

25. Bila cemburu, bila sedang sakit hati, jika sedang sedih, bila kehilangan sesuatu. ucapkanlah: "Ma Fi Qalbi Ghairullaah"

26. Sayyidina Ali; Aku tak sebaik yang kau ucapkan, tapi aku juga tak seburuk yang terlintas dihatimu.

27. Riwayat Bukhari; Orang yg berkhianat akan ditancapkan baginya sebuah bendera pada Hari Kiamat, yg bertuliskan, 'Inilah Sang Pengkhianat'.

28. Ahli maksiat bisa jadi masuk surga karena istighfar, Allah mengampuninya. Ahli ibadah bisa jadi masuk neraka karena riya dan kesombongannya

29. Keberanian untuk mengatakan 'tak tau' untuk yg tak diketahui, jauh lebih menenangkan dan dihormati daripada selalu ingin terlihat serba tau.

30. Sibuk menceritakan jasa-jasa dan kebaikan diri untuk pamer, bisa menghilangkan pahala dan meruntuhkan kemuliaan diri sendiri.

31. Sangat sulit untuk menempuh jalan keselamatan bagi mereka yang hatinya telah dikuasai cinta dunia, cinta harta dan kedudukan.

32. "Agar hidup bernilai ibadah, seorang muslim 24 jam membawa agamanya. Kaum jahiliyyah beragama setengah2" ~ Al-'Alim.

33. Kata Imam ibnu Qayyim: memandang itu membuka pintu syahwat& menjadi medianya. Menjaga pandangan adl asas penjagaan&pengawasan kesucian diri.

34. Dari Amr bin Yasir ra, sabda Nabi: sesungguhnya panjangnya sholat & pendeknya khutbah tunjukkan faqihnya seseorang (Mus)

35. Kata Imam Al Qardhawi: hal paling berbahaya menimpa sesorang adl mencampurkan haq dan batil. Yg batil dipagari kebaikan dan ma'ruf..

36. Dari Abu Kabsyah ra, Rasulullah bersabda: Bila seseorg mulai meminta kpd mahluk selain Allah, maka  terbukalah pintu kefakiran baginya (Ahm)

37. Dari An Numan ra, sabda Rasul: Syetan tdk akan mampu dekati rumah dimana penghuninya membaca 2 ayat penutup Al Baqarah slama 3 hari (Tir)

38. Dari Haritsah bin Wahab ra, sabda Nabi: Ahli Surga adlh mrk yg lemah & rendah hati, bila mrk bersumpah kpd Allah niscaya ia laksanakan (Mut)

39. Sabda Nabi: wahai Ali, jk dtg 2 org pdmu minta keadilan, jgn engkau condong pd org pertama, dgr org ke2 agar engkau bisa berbuat adil (Ahm)

40. Dari Ibnu Umar ra, sabda Nabi: Seorg isteri adlh pemimpin rumah tangga & anak2nya (jk suami tdk ada), dia akan bertanggungjwb thd mrk (Mutt)

41. Rasulullah bersabda: Pengangguran (malas bekerja) menyebabkan hati keras. (Riwayat Asy Syihab)

42. Dari Ibnu Umar ra, Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya suatu kezaliman itu kelak akan mendatangkan kegelapan2 pada Hari Kiamat (Muttafaq.)

43. Peneliti Australia menemukan, orang yg memiliki banyak teman meninggal 10 tahun lebih lama dibandingkan dgn orang yg teman-temannya sedikit.

44. Perbuatan slah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya yang menimbulkan permusukan dan pengkhianatan #Quote

45. Lambatnya penyembuhan luka pertanda tubuh kekurangan zat zink. [KompasHealth]

46. Bahagia sekali orang-orang yang menahan lidahnya, dari pada berkata-kata secara berlebih-lebihan.(Al-Hadist)

47. Sukses itu saat mampu 'mengelola'. Mengelola masalah menjadi ibrah (pelajaran), mengelola impian menjadi kenyataan :)

48. Konsumsi nasi putih 3-4 piring sehari, meningkatkan risiko terkena diabetes. [Penelitian Harvard School of PH]

49. Seseorang yg mendengar/melihat temannya brbuat kemungkaran namun ia diam tdk melarangnya, kelak d hari kiamat telinganya tuli" Anas bin Malik

50. Kelak akan datang suatu masa dimana ilmu mengabdi & tunduk pd hawa nafsu (Ibnu Ma'sud). #quote

TETAPLAH TENANG

Setiap detik, menit, jam dan hari kita selalu di hujani beragam berita. Dari mana saja.
Dari berita yang menghibur, provokasi hingga yang tragis.

Kita boleh saja membaca, melihat dan mendengar segala berita, juga mengikuti setiap kejadian. Satu hal, kita tak perlu untuk selalu ikut berkomentar, atau bersikap sangat reaktif.
Agar kita tak jadi manusia yang mudah di hasut. Manusia yang mudah kaget. Biar juga tak kena sakit jantung.

Mau mengkritisi boleh, tapi jangan sampai jatuh dalam ghibah dan kenyinyiran. Harus tahu beda mengkritisi dengan nyinyir.
Semua ada ilmunya.

Jika sudah masuk dalam nyinyir, pasti banyak temannya. Dan bila sudah demikian, kenyinyiran bisa jadi kebiasaan dan tak bisa di hentikan sebagaimana berita yang terus datang.

Jangan mudah terseret arus.

Semua kendali ada pada diri sendiri.

Just Do it

Biasanya, orang-orang yang belum melalui tragedi kehidupan, banyak teori dan banyak sombongnya.

Seperti gadis yang menulis semua keinginan calon jodohnya *seperti mendikte Tuhan, juga orang yang menulis ribuan kata bijak yang kebanyakan copas tapi belum tentu memahami maksudnya  dsb.

Berbeda dengan orang yang sudah alami jungkir balik kehidupan tanpa banyak teori.
Dia jalani semua dengan nyata. Hingga babak belur dan terkadang di anggap kotor.

Berani kotor itu baik, kata sebuah iklan deterjen.
Ya ... berani kotor itu baik selama kita tahu dan temukan cara untuk membersihkannya. Bukan sekedar berwacana seperti kebanyakan kata-kata yang berseliweran di timeline.

Sudahlah...
Hidup tak selalu sesuai dengan mimpimu.
Jalani, hadapi dan pantang untuk mundur.

Sekali lagi...jangan kebanyakan teori dan panjang angan !

Rabu, 19 Oktober 2016

PERLUNYA MEMBACA SEJARAH

Malu rasanya baru mengenal Ahmad Hassan atau Hassan Bandung atau Hassan Bangil.

Seorang tokoh(ulama) Islam yang resmi menjadi anggota Persis pada tahun 1926.
Persis adalah sebuah organisasi massa Islam terbesar di Indonesia yang berdiri pada tahun 1923.

Ahmad Hassan, ulama yang lahir di Singapura pada tahun 1887. Keturunan suku Tamil India. Ayahnya seorang penulis bergelar pandit, ibunya dari Madras yang lahir di Surabaya.

Ahmad Hassan dikenal sebagai pribadi yang  berani berkata benar, berani berhadapan langsung dengan aliran-aliran sesat di Indonesia.
Seorang militan, teguh pendirian dan punya kecakapan yang luar biasa.

Metode dakwahnya adalah melalui dialog dan tulisan. Salah satu yang banyak mendapatkan pencerahan melalui tulisan beliau adalah Ir. Soekarno, sang proklamator yang banyak menulis surat kepada beliau saat di asingkan ke Ende.

Ahmad Hassan juga dikenal dengan pemikirannya yang kritis dan tajam, kerap berlawanan dengan mayoritas pandangan ulama tradisional.

Ahmad Hassan adalah sosok yang fenomenal dengan ketegasannya. Namun ia adalah pribadi yang sederhana, zuhud, shaleh dan mandiri.

Ia BERDAKWAH DENGAN UANGNYA SENDIRI, HIDUP DENGAN KERJA KERASNYA.
Ia TIDAK PERNAH MAU MENJADI BEBAN UMAT. Ia TIDAK PERNAH TAKUT, SELALU TEGAP BERDIRI UNTUK MENGATAKAN KEBENARAN.

Beliau juga dikenal sebagai tokoh pemurnian Islam.

Masterpiecenya adalah Tafsir Al-Furqon.

Masih banyak hal baik yang di tulis tentang beliau.

Alhamdulillah, lebih baik terlambat tahu daripada tak pernah tahu sama sekali.

#keepreading#keeplearning ♡