Ini sebagai Pamungkas dari Total 40 Hari. Sudah tahu Khan tiga amalan dari ustad Yusuf Mansur di buku Rich yang sekarang juga saya praktekkan?
Boleh diulang?
1.Sholat lima waktu tepat waktu
2. Dhuha-Tahajjud tepat waktu
3.Kurangi Dosa
Sebenarnya ada satu lagi, yakni sedekah pol-polan. Saya sengaja tidak cantumkan di bab ini karena saya masukan di bab terakhir dan tersendiri, dengan judul Total Sedekah. Semoga lebih nampol lagi bismillah...
Nah, apa hubungan ketiga amal tersebut dengan kita menjadi kaya?
Kalau dari sisi akherat, dari sisi Total Surrender sudah kejawab. Sholat ya untuk Allah, doa ke Allah, minta ke Allah. Namun Allah kasih efek samping, kasih bonus, kasih Fadhilah kalau bahasa agamanya. Apa itu?
Kita lebih menghargai waktu.
Ya, sehari dua puluh empat jam kita bener-bener mati-matian untuk menunaikan sholat wajib yang lima ditambah dhuha dan tahajjud. Jadinya tujuh. Ini kalau niatnya nggak sungguh-sungguh, maka bukan kuat 'mental' alias 'mental' (mbalik kalau pakai bahasa Jawa). Alias gagal.
Iya, kesungguhan iman dan yakin, percaya dengan sempurna kita bisa dan terus memohon izin supaya Allah ridho kita bisa, itulah yang akan memudahkan langkah. Kadang orang lain lihat kita menjalani riyadoh ini berat, padahal kita mah yang melakukan super nikmat. Alhamdulillah berarti Allah hujamkan nikmat ibadah Khan...
Lalu terkait Kurangi Dosa juga sama...kita akan fokus untuk melakukan hal-hal yang produktif, positif, dan efektif. Gak akan mau kita melakukan hal-hal yang sia-sia lagi, percuma dan tak berguna. Akhirnya kita sibuk untuk mengejar dunia yang diniatkan untuk jalan akherat. Insyaallah pasti nikmat dan hebat....
Nah sebagai penutup, saya barusan coba untuk beneran dekat dengan Qur'an. Setelah guru saya wajibkan ke saya dan kelompok ngaji saya semenjak tiga tahun lalu untuk odhalf rutin, kemudian setahun kemudian odoj rutin, dan sampai sekarang, Alhamdulillah berjalan lancar.
Apalagi di tahun ketiga ini, saya tambah dengan membaca satu juz terjemahannya rutin. Guru saya mengajarkan, rajin itu penting. Tapi kalau kita bikin sistem yang "memaksa" kita untuk rajin, maka itu lebih penting.
Akhirnya beliau berinisiasi membuat grup report untuk odoj. Harus checklist dan nanti ada yang merekap. Setelah tilawah ya harus checklist. Kalau tidak, maka ada denda sebesar Rp 50ribu rupiah.
Sistem ini di awal memang menyiksa dan memaksa. Karena mau jadi baik ya harus begitu, harus dipaksa. Nggak ada leha-leha, nggak ada tempat bermalas-malas ria. Surga itu butuh kesungguhan. Betul apa betul?
Saya sendiri pernah kena iqob atau denda dan kalau ditotal hampir setengah juta lebih. Tapi ya harus dibayar. Walau gak rela. Uang kumpulan iqob itu padahal untuk sedekah juga. Jadi tetap dapat pahala dan ibadah.
Dan Alhamdulillah sistem ini akhirnya kita adopsi di Umar Usman, tempat saya mengabdi. Saya usulkan kepada atasan saya dan Alhamdulillah diterima. Bahkan di rapat terkait iqob, karena saya tidak hadir ada keperluan lain, iqobnya malah lebih besar, lebih gila. Sehari bisa bisa potong gaji Rp 100ribu. Besaaaaar...
Saya dan beberapa temen sudah kemakan jadi korban. Dan gak papa, dipotong gaji. Terpaksa rela, tapi tilawah terus jalan. Dan sekarang semua sudah jadi kebiasaan. Tilawah harian mah biasa saja. Malah sekarang jarang ada yang kena denda.
Nah itulah sistem. Setelah Anda baca ini, silahkan Anda ajak teman Anda, sahabat Anda, keluarga Anda untuk baca buku Total Solution ini, kemudian pahamkan hal ini. Bikin grup dan boleh ditiru cara saya dan tim Umar Usman tadi. Tentukan denda berapa, dan jalani mau riyadoh 40 hari boleh, lebih pun juga oke. Insyaallah ada perubahan, ada perbaikan.
Bahkan di grup ngaji yang saya bina, bikin grup tilawah harian. Sehari selembar aja, alias dua halaman. Kalau nggak siap denda 2ribu rupiah saja. Gak papa. Mulai dari yang mudah. Sampai akhirnya sekarang setengah juz sehari dengan denda 10ribu...Gak papa juga.
Kok ibadah dipaksa-paksa sih? Didenda-denda sih? Khan Sunnah. Biasa aja nggak boleh. Hehe...
Saya cuman mau jawab, kata Ali bin Abi Thalib, kejahatan yang terorganisasi akan lebih baik dari kebaikan yang tercerai berai. Lha tilawah ini baik bukan? Bikin sistem supaya terorganisasi dengan baik. Insyaallah hasilnya akan membaik dan terbaik.
Terus dengan tilawah harian, diri kita akan terjaga. Apalagi dibaca pula terjemahannya. Maka seakan Allah kirim petunjuk (Huda) harian tiap hari ke kita. Enak atau enak banget?
Gimana nggak sukses? Gimana nggak kaya? Gimana nggak luar biasa? Setiap hari Sang Pencipta Yang Maha Kuasa selalu tuntun, bimbing, dan beri petunjuk supaya kita sukses, bahagia dan selalu dikasih kemenangan. Enak banget toh...
Dan dengan bikin grup, dengan kita sama-sama, atau bahasa agamanya berjamaah, maka kita kita akan sukses sama-sama, kaya sama-sama, dan insyaallah semoga Allah izinkan masuk surga sama-sama. Enak banget Khan.
Itu tujuannya...
Dan paksa aja sampai bisa. Kalau sudah bisa ya bagus. Tinggal biasakan saja. Gimana supaya biasa? Ya bikin sistem seperti tadi yang dicontohkan. Sip????
Oke... saya punya impian lagi nih. Boleh aminkan? Saya ingin sebelum usia 40 tahun sudah jadi hafidz Qur'an. Nggak sekadar hafal ayat Arabnya saja, tapi juga artinya, terjemahannya, maknanya. Aminkan ya...
Saya juga doain Anda yang sudah baca sampai bab ini juga jadi hafidz Qur'an. Aamiin....
Saya sudah hitung, berarti kalau sekarang usia saya 30 tahun, berarti 10 tahun lagi. Artinya setahun minimal 3 juz. Berarti empat bulan minimal 1 juz. Ya itu logika nalarnya.
Kalau dipikir mah berat....tapi kalau dijalani aja...insyaallah nikmat...
Alhamdulillah saya sudah janjian sama istri setiap jam 4 pagi sampai setengah lima pagi sebelum subuh hafalan Qur'an. Kalau nggak, kita siap denda dengan sedekah 10ribu per harinya.
Akhirnya sampai hari ketiga nggak jalan juga. Asyik tidur sampai pas bangun sudah adzan subuh. Artinya nggak ada waktu hafalkan Qur'an.
Kemudian setelah subuh, saya dzikir, saya mikir. Kalau gini Mulu nggak mulai-mulai nih hafal Al Qur'annya. Maka saya putuskan saat itu juga langsung ambil Qur'an dan segera baca dan hafalin tuh surat dari Al Fatiha sampai Al Baqoroh ayat ketiga....
Alhamdulillah Allah kasih kemudahan. Hafal sekaligus sekalian artinya itu amazing sekali. Apalagi saya pakai Al Qur'an yang ada terjemahannya. Jadi per kata saya jadi tahu apa maksudnya....
Abis itu saya ulang-ulang lagi terus. Sambil mangku anak saya yang masih 2 tahun, Darel Umar Usman. Abis subuh, ngajak istri jalan-jalan naik mobil dan murajaah Al Baqoroh 1-3 beserta artinya.
Amazing, sebelum berangkat kerja jam delapan, Darel sudah bisa baca
"Alif Laaaam Miiiim..."
Hebaaaat...padahal saya nggak ngajari dia. Saya hanya memperdengarkan saja.
Insyaallah besok saya share inspirasi apa yang saya dapat dari Surat Al Baqoroh 1 sampai 3. Alhamdulillah berhubungan erat dengan Total 40 Hari yang kita bahas disini. Apalagi kita mau bahas Total Sedekah. Kalau nggak pake iman bahasannya, maka gawat dan percuma. Akan jadi ilmu yang biasa saja.
Berhubung saya pake Qur'an musholla, hari ini juga saya mau beli Qur'an yang ada terjemah per ayatnya. Saya janji akan hafalkan sampai bisa, sampai khatam 30 juz... Aamiin....
Dan niat itu sudah tercatat sebagai pahala tersendiri. Walau belum dilakukan. Inilah kebaikan.
Kalau kejahatan, niat belum dihitung Dosa. Tapi kalau dilakukan baru dihitung satu.
Inilah kebaikan Allah. Apalagi kalau kebaikan, pahalanya berlipat ganda.
Nah, bayangkan kalau Anda niat khatam 30 juz, jadi penghafal Qur'an. Padahal belum semua dihafalin nih, maka Allah sudah catat Anda adalah penghafal Qur'an. Sudah gitu mati, ternyata Allah gak kasih usia yang cukup sampai kita hafal 30 juz. Insyaallah kita mati dalam kondisi sebagai hafidz 30 juz gara-gara niat tadi.
Mau atau mau banget...
Sudah itu dulu...saya beli Qur'an buat hafalan dulu ya....
Salam Joss
Kamis, 11 Mei 2017
Total 40 hari #5
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar